Jangan Hilang Hak Dalam Pilkada Mendatang
Oleh : Tony Pangaribuan
Kita Tidak akan terlalu merasa bahwa tahun ini akan ada pesta besar rakyat, yaitu Pilkada Langsung yang akan digelar di kota Palangka Raya dan beberapa kabupaten di Kalimantan tengah, di Palangka Raya Kursi Walikota dan Wakil Walikota merupakan kursi yang akan diperebutkan,siapa gerangan yang akan duduk di kursi pemerintahan no satu di kota palangka raya. Dikabupaten kursi bupati dan wakil bupati tentunya merupakan tempat yang akan di perebutkan.Pemilihan langsung merupakan bagian dari demokrasi yang dari dulu kita impikan dan dalam waktu dekat kita akan kembali mengulang pesta tersebut.
Akan ramai terlihat dalam waktu dekat ini partai-partai politik menyeleksi calon nya untuk dijadikan jagoan dalam pemilihan nanti,mengambil hati masyarakat merupakan hal yang akan menjadi target utama para partai politik dengan mengeluarkan program-program kerja yang sangat membuaikan masyarakat semua.
Sebagai masyarakat kita hanya bisa meneliti dan mendengar karena bagaimanapun setiap calon akan mengeluarkan program kerja yang intinya akan meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Bagi saya pribadi program kerja para calon adalah hal yang cukup penting,namun saya mau mengingatkan kepada masyarakat keseluruhan bahwa ada hal lain yang lebih penting dari semua ini yaitu hilangnya hak pilih kita dalam pilkada nanti,ini adalah pesta kita masyarakat hendaknya kita semua jangan sampai tidak ikut dalam pilkada tersebut karena dalam pilkada ini suara kita sangat berarti dalam menentukan arah jalannya pemerintahan.Buat penyelenggara pilkada hendaknya banyak belajar dari kegagalan daerah lain dalam pilkada,walau kita tahu bahwa dalam pikada gubernur yang lalu boleh dikatakan kita cukup berhasil menjalankannya.namun tentunya situasinya akan berbeda dengan pilkada tahun depan.
Ada banyak sebab yang bisa diidentifikasi yang menyebabkan hilangnya hak pilih dalam masyarakat antara lain , mulai dari sosialisasi yang kurang, kemalasan pemilih dalam memeriksa daftar pemilih, kecakapan petugas dalam menyelesaikan pendataan, hingga sikap pasangan calon dan tim kampanye yang tidak proaktif membantu pemilih. Tentu Pemda dan KPUD punya tanggungjawab besar soal ini.namun apakah mereka mau disalahkan akan hilangnya hak dalam pilkada ? saya rasa mereka tidak akan mau disalahkan nantinya.
Oleh karena itu saya sebagai masyarakat tidak akan mau kehilangan dalam hak pilkada langsung tahun depan karena disinilah salah satu peran kita dalam pembangunan,arahnya siapa yang memimpin itulah pembangunan 5 tahun kedepan.